Pengalaman Belajar Menjadi MC Bahasa Jawa Bersama Bapak Wahana

Bukan, bukan mau sombong. Saya mau berbagi tentang bagaimana saya belajar menjadi mc bahasa jawa dan apa yang saya dapatkan. Jadi, tahun lalu saya keluar dari zona nyaman saya dengan memilih untuk bergabung dengan kursus mc bahasa jawa di Tembi Rumah Budaya. Ada dua pilihan kursus, tingkat dasar dan lanjut. Kursus tingkat dasar diadakan seminggu dua kali pada hari Selasa dan Rabu sedangkan tingkat lanjut setiap hari Senin dan Kamis. Biayanya juga berbeda, kursus tingkat dasar 135ribu sedangkan tingkat lanjut 175ribu. Lamanya kursus? Tiga bulan. Cukup menyita waktu apalagi bagi yang sudah bekerja. Tetapi, tidak ada yang tidak bukan? Continue reading

Advertisements

MC Bahasa Jawa di Era Pokemon Go

Bagi anak muda sekarang ini, menjadi pembawa acara berbahasa jawa dianggap kuno dan sesuatu yang tidak begitu berguna. Generasi yang mana? Itu pertanyaan selanjutnya. Karna kehidupan tidak hanya di kota dan suku Jawa sudah menyebar ke berbagai daratan dunia, maka pembawa acara berbahasa jawa masih sangat dibutuhkan. Menurut saya, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk beberapa waktu kedepan. Beberapa bulan lalu, saudara teman saya sampai mengimport pembawa acara berbahasa jawa dari Jogja ke Kalimantan karena anaknya mau menikah. Beliau tidak mau kehilangan jawanya.

Continue reading

Bepergian. Perlukah?

Kali ini saya mencoba mengudar rasa atau menjabarkan pemikiran saya tentang aktifitas yang satu ini. Bepergian. Beberapa orang menggunakan kata traveling, dolan, piknik, tamasya, dan lain-lain. Intinya? Pergi ke suatu tempat untuk mencari hal yang menyenangkan atau katakanlah membuang bosan dari suatu tempat ke tempat yang lain. Itu menurut saya.

Continue reading

Putih-Putih Rumah Dome Teletubbies

IMG_20160813_125751

Salah satu contoh rumah Dome.

Beberapa hari lalu saya menyempatkan kembali datang ke rumah dome di kawasan Sleman. Rumah ini selain disebut dome juga disebut sebagai rumah Teletubbies karna memang bentuknya serupa dengan rumah di serial boneka tersebut. Kedatangan saya ke sana selain karna memang terpancing oleh meme beberapa waktu lalu, juga karna ingin mengajak teman saya yang dari Kediri untuk lebih mengenal Jogja dan segala hal di dalamnya. *agak berlebihan, oke, biarkan

Continue reading