Menjadi disiplin, susahnya, Ya Rabb

Entahlah. Ini hanya saya saja atau ya dirasakan atau ya, dialami oleh banyak orang di dunia ini. Mendisiplinkan diri menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan meskipun ya bukan hal yang mustahil. Contoh paling mudah, membuang sampah pada tempatnya. Mudah, tapi ya nggak semua orang bisa tuh nyatanya. Situ bayangin aja coba. Mobil bagus, eh buang sampah ngawur. Di jalan. Ya kalau nggak ngenain sesame pengguna jalan. Kalau kena muka pengguna jalan lain kan bisa bikin rusuh itu.

Hop! Stop! Fokus saya malah kacau. Disiplin yang saya maksud di sini bisa jadi banyak hal loh ya. Kalau kasus saa ya disiplin nulis lagi. Walah, dek. Masalahmu  ki jan heis, gur seputar kui meneh-kui meneh. Ya beberapa kasus dalam hidup saya ya memang itu lagi-itu lagi. Jadi ya sehingga J

Beberapa kali pernah dengan sedikit usaha membuat semacam note atau ya tulisan kecil-kecilan tentang apa saja yang mau ditulis, diposting, dibahas, dan seterusnya-dan seterusnya. Tapi ya gitu, sekalinya malas alias lupa atau dengan niatan “ngko ndisik” akhirnya lali dan ora kedaden.

Sepertinya memang kabeh-kabeh ki aja di-engko ndisik-ne apik e. nek iso ditandangi saiki, ya gek ndang budal. Sek! Pembelaane adalahh, ya jenenge we menungso. Hahahaa.. Wagu tenan.

Sebenernya, rencana saya ki yo ora muluk-muluk. Seminggu iso posting tulisan siji wae ndisik. Njuk ngko mundak dadi loro, dan seterusnya-dan seterusnya. Tapi ya kui mau, nek uwis keno sek jenenge memeng ki njuk eeeeeee…. Wagu lah pokmen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s