Kanca Lanang

Yes, saya mendapati gambar ini dari media sosial bernama Twitter. Menurut saya menarik karena ya sebagai mahluk sosial, manusia kan ndue kanca ora gur wedok tok utawa lanang tok. Ana lanang ono wedok ngonoo lah. Kumplit. Kabeh dikancani, sek ra dikancani sek nakal wae.

Screenshot_2017-05-29-21-16-48

Saya sendiri punya teman laki-laki ya cukup banyak lah. Dari yang tua sampai yang muda, dari yang ijik jomblo sampai yang udah punya anak. Beragam dan saya ya nggak masalah dengan apapun status mereka ataupun orientasi seksual mereka. Kabeh tak kancani.

Sedikit banyak saya setuju dengan pernyataan akun tersebut karena ya nek bagi saya, punya teman laki-laki yang tulus ya berteman saja ki ya perlu dan sebenernya enaknya gitu. Dah, perasaannya perasaan teman saja, ndak usah lebih. Kalau mau ditambahi, perasaannya jadi perasaan seperti saudara aja. Nggak usah itu sampai sayang kayak sayang sama pacar atau istri atau apalah. Pokmen, sak madya, sak cukupe, sak perlune, sak anane wae.

Akan tetapi, siapa yang bisa mengerti tentang perasaan to? Kan kadang ya logika kalah sama hati. Ha nek wes gini, saya ya nggak berani bilang apa-apa. Saya ya manggakne saja, tetapi menurut saya ujaran kepenak kekancan ki ya ada benarnya dan ada perlunya. Ketika berteman, teman laki-laki akan lebih objektif dalam memberikan saran atau bahkan pendapat. Teman laki-laki lebih langsung ke pokok masalah ketika dibutuhkan sebuah solusi atau hal yang langsung diputuskan, tanpa bertele-tele dan drama-drama nggak perlu. Teman laki-laki juga lebih yang kadang cepet lupa jadi ya kalau curhat agaknya bakal aman-aman saja wong deke pelupa.

Apa lagi? Nganu, kanca lanang iki, nek dikenal e karo wong tuane sek wedok sebagai ya gur kanca, bakal diolehne misale diajak lunga nendi wae gitu. Kurang lebihnya, orang tua akan merasa aman karena ya anake wedok bakal ana sek njagani. Bakal ana sek ngaruhne. Saya ada seorang teman laki-laki yang misalnya saya pergi sama dia, orang tua saya nggak bakal bilan nggak. Hahaha 😀

Watone ora njuk aji mumpung lan kabeh-kabeh dibrokne nang kanca lanang mau, kekancan ro arek lanang kui ora ana rugine. Kabeh dikancani, sek ra dikancani sek nakal wae. E.. Btw-btw, nek kekancan ro mantan kepie? Eh, ana pesawat lewat. 😛

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s