Soto Kemasan; Iki soto apa pecel? Kog nganggo kemangi?

Sebenernya saya menemukan warung soto ini ya nggak sengaja. Ndilalahe kog ya ketidaksengajaan yang berujung jadi langganan. Awalnya ya rodo njenggureng raine pas iruh kog ono kemangine, ning ya akhire dadi ketagihan. Hehe

Yes, njenengan tidak salah baca. Warung soto ini memang menyediakan kemangi untuk teman santap sotonya. Nek kuah e, bening segar dengan bumbu yang mantap. Untuk isian berupa sayur, ya standar soto tapi bukan yang soto jawa denga kuah kuning, wortel, dan tomatnya, atau babat yang dengan tambahan kubis. Sek keri dewe kui mau, kubis, saya lupa-lupa ingat, ning sepertinya warung ini nggak pakai kubis dalam bahan-bahannya.

Sek paling mencolok mripat ya jelas kemangi itu tadi, terlihat segar karena paling hijau dan berbau khas menyengat menyegarkan mulut. Ya gandeng saya senang, ya saya sukanya entek akeh nek di sini. Hehe.

IMG_20180629_085611

Kemangine ditaruh di meja tamu, jadi njenengan bebas mau seberapa ambilnya. Nek saran saya, ambil daunnya saja alias dipotekin. Pilih kemangi yang belum berbunga, itu rasanya masih segar kemangi alias tidak pengar di lidah. Itu mau harga kemangi mahal atau murah, pokokmen disediani, dimanggakne untuk dinikmati. Paling nek pas larang kae ora langsung dijog meneh kemangine nek ora ditembung. Paling loh, ya.

Di sini disediakan beberapa pilihan lauk untuk sotonya. Nek ayam, biasanya disediakan di meja tamu. Nek babat, daging, iso, dan jeroan, ada yang di meja dengan tampilan berupa sate, ada yang di dekat bapak penjualnya ben sekalian diiriske. Tanpa isian lauk tersebut, default dari soto ini adalah tahu. Jadi, njenengan akan mendapatkan seporsi soto tahu kalau tidak menambah isian lauk yang disediakan. Nah, gumune saya denga soto ini selain adanya kemangi karena, kuah yang dipakai itu bisa pas untuk semua lauk yang disediakan. Nek soto ayam dan ndilalahe soto jawanan gitu kan pakai kunir dan kuanya rasane nyamleng-nyamleng jamu, nek ini bening dan ringan tapi bisa tetap pas dengan ayam. Enak pokoknya.

IMG_20180629_085309

Untuk sambel, ini unik juga. Njenengan akan ditanyai pedes atau tidak ketika pesan soto ini. Kemudian kalau njenengan menyebutkan pedes, maka si bapak penjual akan ngremuske lombok godogan di mangkok njenengan kemudian mengisinya dengan isian sotonya. Jadi, sambelnya fresh dari lombok godogan dan langsung diuleg di mangkoknya. Nek saya, biasanya menyebutkan berapa jumlah lombok yang saya inginkan. Misalnya, 3, 5, atau cukup dua saja. Lombok yang dipakai ya lombok galak itu, jadi nek mau banyak-banyak ya mikir bola-bali. Kalau njenengan ndilalahe lupa info pedes dan tidaknya, jangan khawatir karena di meja tamu sudah tersedia godogan lombok dan njenengan bisa ngulek sendiri di mangkok soto njenengan. Well, kan?

Lokasi dari warung soto ini adalah di pinggir ring-road selatan. Nek njenengan tahu ada nama daerah bernama Kemasan, nah di situ lah warung gubug ini berada. Teduh dengan naungan pohon taloknya. Nyaman dengan keramh-tamahan penjualnya. Buka mulai pukul enam pagi dan tutup kalau sudah habis. Meskipun siang, njenengan tetap bisa menikmati segar kuahnya karena meskipun kuahnya jog-jog an, tetap akan diberi bumbu supaya rasanya stabil.

Nah, mau nyoto kemangi kapan? Buat sarapan atau makan siang? Monggo loh, lur 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s